Cara membuat website bisnis menjadi strategi penting karena dunia digital terus menjangkau hampir semua sektor usaha. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memasarkan produk secara online agar jangkauan pasar semakin luas. Selain itu, data menunjukkan sekitar 85,4% pengguna internet melakukan transaksi minimal satu kali setiap bulan. Jika sebagian besar penduduk Indonesia melakukan hal yang sama, maka bisnis online memiliki peluang besar untuk menghasilkan keuntungan secara konsisten.
Cara membuat website bisnis juga membantu pelaku usaha membangun sistem penjualan yang rapi dan profesional. Selanjutnya, pebisnis dapat menampilkan produk, menerima pesanan, serta membangun kepercayaan pelanggan melalui website. Dengan begitu, website bisnis berfungsi sebagai pusat aktivitas digital yang mendukung promosi, branding, dan peningkatan penjualan secara online.
Cara Membuat Website Bisnis yang Mudah
Meskipun banyak cara membuat web gratis, kamu tetap perlu memilih langkah yang tepat saat ingin mengembangkan usaha secara online. Kamu juga bisa mempertimbangkan jasa profesional, namun tetap perlu memahami dasar pembuatan website agar strategi bisnis berjalan efektif.
Cara membuat website bisnis membutuhkan perencanaan agar website mampu menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan. Berikut langkah penting yang bisa kamu terapkan.
1. Rancang Struktur Website
Pertama, susun struktur website sebelum mulai membuat situs. Tentukan halaman utama, halaman produk, blog, dan halaman kontak. Selain itu, lakukan riset target audiens dan identitas brand supaya tampilan website selaras dengan karakter bisnis. Jika belum berpengalaman, gunakan template siap pakai agar proses desain lebih cepat.
2. Gunakan Domain yang Mudah Pelanggan Ingat
Selanjutnya, pilih domain singkat, jelas, dan mudah pelanggan ingat. Kamu bisa memakai nama brand untuk memperkuat branding. Selain itu, gunakan ekstensi domain seperti .com atau .co.id agar website terlihat profesional dan terpercaya.
3. Pilih Web Hosting yang Kredibel
Kemudian, pilih web hosting yang stabil, aman, dan cepat. Perhatikan performa server, keamanan data, dan layanan dukungan teknis. Untuk bisnis skala besar, kamu bisa memakai dedicated server agar website mampu menangani trafik tinggi.
4. Pakai Platform yang Mudah Kelola
Setelah itu, pilih platform website yang mudah kamu kelola. WordPress menjadi pilihan populer karena menyediakan dashboard intuitif untuk mengatur tampilan dan konten tanpa coding.
5. Kelola Konten Secara Terstruktur
Selain itu, atur konten secara rutin agar website tetap aktif. Gunakan CMS untuk menulis artikel, memperbarui produk, dan mengatur halaman. Konten yang konsisten membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan dan peringkat SEO.
6. Susun Strategi Pengembangan Website
Selanjutnya, buat strategi digital seperti tombol pembelian, optimasi SEO, dan integrasi media sosial. Strategi ini membantu website menghasilkan leads dan penjualan secara berkelanjutan.
7. Tambahkan Katalog Produk
Kemudian, tampilkan katalog produk lengkap dengan foto dan deskripsi jelas. Jelaskan manfaat produk atau jasa agar pelanggan lebih mudah mengambil keputusan pembelian.
8. Masukkan Informasi Kontak Bisnis
Setelah itu, tambahkan informasi kontak seperti email dan WhatsApp. Kamu juga bisa menambahkan halaman Tentang Kami untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan.
9. Pilih Desain yang SEO Friendly
Selanjutnya, gunakan desain yang responsif, cepat, dan rapi. Sesuaikan warna, tipografi, dan visual dengan identitas brand. Selain itu, tulis copywriting menarik agar pelanggan tertarik membeli produk.
10. Bangun Lingkaran Penjualan Digital
Kemudian, hubungkan website dengan marketplace dan media sosial. Strategi ini membantu pelanggan menemukan brand dari berbagai kanal dan meningkatkan kredibilitas bisnis.
11. Lakukan Promosi Secara Aktif
Terakhir, lakukan promosi melalui TikTok, Instagram, dan platform digital lain. Promosi aktif membantu website menarik trafik dan meningkatkan penjualan secara konsisten.
